First Impression Membuat Website Pribadi

artikel 1

Source: Freepik.com

Hallo, salam kenal aku pemuda yang sedang mencoba membuat website pribadi menggunakan WordPress. Pada kesempatan ini aku akan sharing First Impression terkait pengalaman yang aku alami selama proses awal aku belajar.

Pengalaman Pertama Membuat Website

Aku membuat website ini dilatarbelakangi oleh rasa ingin mencoba mengelola website dari nol, sebagai seseorang yang memiliki pengalaman magang sebagai SEO Specialist. Awalnya aku ingin mencoba secara gratis tapi sangat disayangkan menurutku pada saat itu jika tidak mencoba hosting website dan membeli domain sehingga jadilah website youngkyviencent.com ini.

Awalnya, aku juga cukup ragu untuk melakukan hosting dan membeli domain karena terbilang cukup mahal bagiku seorang mahasiswa fresh graduate yang penghasilnya masih sedikit dan keuangan pribadi yang belum stabil.

Setelah memiliki sendiri, aku rasa mencoba secara gratis melalui Medium maupun WordPress versi free untuk mencoba apa yang aku lakukan itu lebih masuk akal. Karena biayanya gratis, walau saat aku mengeluarkan uang untuk website ini aku kira akan menjadi rajin tapi ternyata rasa malas itu tetap lebih kuat. Distraksi tanpa batas yang dialami oleh aku melalui platform social media cukup banyak terlebih dengan komparasi hasil yang lebih bagus.

Melawan Rasa Malas

Tentu hal yang selalu menjadi tembok besar saat mencoba belajar sesuatu hal baru adalah rasa malas. Rasa malas ini aku alami cukup lama dalam membuat website ini cukup memakan waktu berbulan-bulan untuk aku akhirnya membuat website ini yang cukup berantakan dan postingan pertamanya. Walau selalu menggerutu “buang-buang duit kalo udh bayar hosting dan domain tapi gk pernah disentuh” selalu berulang dipikiran ku setiap minggunya. Kadang kala faktor yang menjadi malas adalah rasa ingin semuanya baik diawal. Aku memiliki teman yang sudah berkecimpung lama dalam dunia blogger dan mempunyai ilmu SEO, tentu aku bertemu dengannya saat magang sebagai SEO Intern. Saat aku lihat websitenya begitu indah secara tampilan dan mudah untuk digunakan, aku pun tertarik untuk mencoba buatnya.

Walau seperti itu, aku tetap mencoba belajar sedikit demi sedikit dan akhirnya aku memutuskan untuk membuat postingan ini dan membiarkan website ku ini masih amburadul, isi yang sedikit dan banyak hal yang masih kurang. Ada hal yang ku ingat saat mendengarkan video Youtube Raditya Dika dimana dia pernah berkata “Tulisan yang baik adalah hasil dari tulisan yang buruk yang selalu diperbaiki”. Walau mungkin kalimatnya gk seperti itu sih, tapi itu yang aku tangkap. Bahwa tidak ada karya yang sempurna, yang ada karya yang terus diperbaiki hingga menjadi karya terbaik

Aku memulai langkah awal dengan postingan ini, dengan tulisan dan tampilan website yang seadanya, mungkin masih jauh dari baik tapi aku akan mencoba konsisten dalam membenahi cara ku menulis dan membuat website ini lebih baik. Aku harap teman-teman yang membaca postingan ini bisa sama-sama mencoba terlebih dahulu dan melawan rasa malas tersebut ya!

Scroll to Top